Ruang Bagi Penghobi Fotografi



Bisnis.com, JAKARTA - Sejak dua tahun lalu, Derry Kustiadihardjo rutin mengunggah hasil bidikan kameranya di akun instagram @dailyculinary. Dari sekadar iseng dan hobi foto, karya Derry banyak disukai hingga menarik lebih dari 38.000 follower. Terbaru, Derry menjadi pemenang utama kompetisi foto instagram #CeritaPancious yang diselenggarakan restoran Italia Pancious bekerja sama dengan Nikon Indonesia, sebuah perusahaan kamera.

Selain Derry, pemenang kedua diraih @clarissaivena dan pemenang ketiga diraih @timothyfelix. Mereka berhasil mengalahkan 440 karya foto yang berasal dari fotografer amatir hingga profesional.

Instagram menjadi ruang pamer bagi Derry yang bukan berasal dari jalur profesional. Namun toh, karya hasil dari belajar autodidak itu sukses mendapat apresiasi dengan kemenangan dalam kompetisi foto. Dari sekadar hobi, kini Derry berprofesi sebagai food blogger.

"Yang utama adalah bagaimana menciptakan foto yang bercerita. Caranya dengan angle dan pencahayaan yang sealami mungkin. Tidak kalah penting adalah caption foto agar lebih bercerita," tuturnya dalam pengumuman pemenang kompetisi foto @CeritaPancious di Pancious, Jakarta.

Belakangan, fotografi memang lebih dekat dengan semua kalangan. Banyak dari mereka yang mulai mempelajari fotografi, meski bukan untuk kebutuhan profesional. Fotografi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Peluang pasar ini yang juga ditangkap perusahaan kamera asal Jepang, Nikon Indonesia. Kini, Nikon Indonesia tak lagi sepenuhnya menyasar pasar fotografer profesional, tetapi juga para fotografer pemula.

Head Marketing and Sales Nikon Indonesia Sukimin Thio menilai, pasar fotografer pemula memberi kontribusi hingga lebih dari 50% bagi Nikon dibanding dari kalangan profesional. Apalagi, tren ini didorong dengan kehadiran media sosial seperti instagram sebagai ruang pamer karya mereka. Selanjutnya, pendekatan pasar dilakukan dengan banyak menyelenggarakan kompetisi foto instagram pada tahun ini dan masih akan berlanjut di 2017.

"Kami ingin mengedukasi pasar bahwa fotografi itu tidak sulit. Namun, untuk mendapatkan foto yang baik perlu teknik foto dan kamera yang baik," imbuhnya.

Marketing Director Pancious Group Fransisca Tjong mengatakan, kompetisi ini pada mulanya untuk memperingati 10 tahun kehadiran Pancious di Indonesia. Selama kurun waktu itu tentu terselip banyak cerita menarik yang sayang jika tak diabadikan dalam foto. Apalagi foto dan makanan menjadi hal yang tak terpisahkan.

"Bermula dari tren ini, kemudian kami mengajak kerjasama Nikon Indonesia dan menggandeng Rio Motret sebagai mentor untuk roadshow workshop fotografi ke empat kota," lanjutnya.

Rio Motret melakukan roadshow workshop fotografi ke empat kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Makasar. Dia mengajarkan materi mulai dari teknik pengambilan foto dalam outlet Pancious saar kurang mendapatkan cahaya, cara menentukan angle foto hingga teknik editing. Rio juga mengajarkan cara menangkap momen yang sempurna dan berkisah dalam fotografi.

Lihat artikel asli...
Share on Google Plus

About KFM Infotainment

Komunitas Fotografer & Model (KFM). SK KEMENKUMHAM : No. AHU-0072962.AH.01.07. Tahun 2016

0 komentar :

Posting Komentar